{"id":10761,"date":"2025-11-02T12:17:23","date_gmt":"2025-11-02T12:17:23","guid":{"rendered":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/?p=10761"},"modified":"2025-11-07T12:18:12","modified_gmt":"2025-11-07T12:18:12","slug":"dua-peserta-asal-bumi-sigli-tampil-gemilang-di-hari-pertama-menebar-semangat-syiar-dan-harapan-baru-bagi-tanah-rencong","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/?p=10761","title":{"rendered":"Dua peserta asal Bumi Sigli tampil gemilang di hari pertama, menebar semangat syiar dan harapan baru bagi Tanah Rencong."},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1260\" height=\"1501\" src=\"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/1000379374-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-10762\" srcset=\"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/1000379374-1.jpg 1260w, https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/1000379374-1-768x915.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1260px) 100vw, 1260px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\">\n<details class=\"wp-block-details is-layout-flow wp-block-details-is-layout-flow\"><summary><\/summary><div class=\"wp-block-post-date__modified-date wp-block-post-date\"><time datetime=\"2025-11-07T12:18:12+00:00\">November 7, 2025<\/time><\/div><\/details>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<details class=\"wp-block-details is-layout-flow wp-block-details-is-layout-flow\"><summary><\/summary><div class=\"wp-block-post-date__modified-date wp-block-post-date\"><time datetime=\"2025-11-07T12:18:12+00:00\">November 7, 2025<\/time><\/div><\/details>\n\n\n<div class=\"wp-block-post-date__modified-date wp-block-post-date\"><time datetime=\"2025-11-07T12:18:12+00:00\"><a href=\"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/?p=10761\">7\/11\/2025 12:18<\/a><\/time><\/div>\n\n<div class=\"wp-block-post-date__modified-date wp-block-post-date\"><time datetime=\"2025-11-07T12:18:12+00:00\">November 7, 2025<\/time><\/div>\n\n\n<div class=\"wp-block-media-text is-stacked-on-mobile\"><figure class=\"wp-block-media-text__media\"><\/figure><div class=\"wp-block-media-text__content\">\n<p><\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p>Kafilah Pidie Bawa Cahaya Al-Qur\u2019an di MTQ Aceh XXXVII<\/p>\n\n\n\n<p>Pidie Jaya | pagi hari yang cerah menembus langit Pidie Jaya, Minggu (2\/11\/2025), menyapa ribuan wajah penuh semangat yang memadati arena Musabaqah Tilawatil Qur\u2019an (MTQ) XXXVII Tingkat Provinsi Aceh. Sejak subuh, suasana kota berubah menjadi lautan doa dan lantunan ayat suci, menandai dimulainya perhelatan akbar umat Islam Aceh yang penuh keberkahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di tengah gemuruh takbir dan riuh rendah penonton, tampak dua kafilah asal Kabupaten Pidie melangkah mantap menuju panggung utama. Mereka menjadi peserta pertama daerah tersebut yang berlaga di cabang Tafsir dan Tartil Al-Qur\u2019an, dua cabang yang menuntut ketepatan makhraj, kefasihan tajwid, dan kedalaman penghayatan makna.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan wajah teduh dan suara bergetar lembut, lantunan ayat demi ayat mereka menggema di aula utama. Suara merdu dan penuh penghayatan itu membuat hadirin tertegun. Beberapa bahkan tampak meneteskan air mata haru, seolah merasakan kehadiran rahmat Allah di setiap lafaz yang diucapkan.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cAl-Qur\u2019an itu bukan hanya untuk dilombakan, tapi untuk dihidupkan dalam hati. Kami ingin lantunan ini menjadi amal yang bernilai di sisi Allah,\u201d tutur salah satu peserta dengan mata berkaca-kaca usai tampil.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Pidie Datang dengan Spirit Iman dan Ukhuwah<\/p>\n\n\n\n<p>Kafilah Pidie datang ke Pidie Jaya dengan semangat kebersamaan dan tekad kuat. Sejak hari keberangkatan, mereka berjanji untuk menjadikan MTQ ini bukan sekadar ajang prestasi, tetapi wadah meneguhkan ukhuwah Islamiyah dan semangat dakwah Al-Qur\u2019an.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Pidie, drh. H. Fazli, yang memimpin langsung rombongan, mengaku terharu melihat totalitas dan dedikasi para peserta.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cAnak-anak kita tampil dengan penuh keyakinan dan keikhlasan. Mereka membawa nama baik daerah sekaligus amanah masyarakat Pidie yang berharap Al-Qur\u2019an senantiasa hidup dalam sanubari umat,\u201d ujarnya usai sesi pembukaan.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Menurutnya, semangat para peserta tahun ini sangat luar biasa. Mereka berlatih tanpa lelah, siang dan malam, bahkan di sela-sela perjalanan ke lokasi lomba.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cInilah makna sejati MTQ \u2014 bukan sekadar mengejar juara, tapi menanamkan cinta kepada Al-Qur\u2019an,\u201d tambahnya.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Suasana Religius Menyelimuti Pidie Jaya<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai tuan rumah, Kabupaten Pidie Jaya menjelma menjadi kota religius yang semarak. Sepanjang jalan protokol, umbul-umbul bertuliskan ayat suci Al-Qur\u2019an menghiasi kiri kanan jalan. Spanduk ucapan selamat datang dan doa restu dari masyarakat setempat menambah suasana syahdu.<\/p>\n\n\n\n<p>Lapangan utama tempat acara berlangsung penuh dengan ribuan pengunjung, ulama, tokoh masyarakat, serta pelajar yang antusias menyaksikan setiap penampilan. Gema suara tilawah terdengar hingga ke jalanan, bercampur dengan aroma makanan khas daerah dari bazar yang berdiri di sekitar arena.<\/p>\n\n\n\n<p>Masyarakat Pidie Jaya menyambut tamu dari seluruh Aceh dengan keramahan luar biasa. Para peserta mengaku merasa seperti di rumah sendiri.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cSuasana keagamaannya terasa sekali di sini. Semua orang ramah, dan setiap waktu terdengar zikir atau ayat suci. Ini pengalaman yang sangat berharga,\u201d ungkap seorang pembina kafilah dari Pidie.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>\ud83d\udcd6 MTQ: Ajang Prestasi, Ladang Pahala<\/p>\n\n\n\n<p>Tahun ini, MTQ Aceh XXXVII diikuti lebih dari 1.500 peserta dari 23 kabupaten\/kota se-Aceh. Ada 10 cabang utama yang dilombakan, antara lain Tilawah, Tartil, Tahfiz, Tafsir, Syarhil Qur\u2019an, Khattil Qur\u2019an, dan Fahmil Qur\u2019an. Setiap cabang menjadi wadah lahirnya generasi Qur\u2019ani yang siap menebar nilai-nilai Islam di tengah masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Para juri dan dewan hakim tampak bekerja profesional menilai setiap penampilan. Mereka menitikberatkan pada aspek tajwid, suara, makna, dan adab membaca Al-Qur\u2019an \u2014 sebab MTQ bukan hanya soal suara indah, tetapi juga ketulusan hati dalam melantunkan kalam Ilahi.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cKemenangan sejati bukan di atas podium, tapi ketika ayat-ayat suci itu benar-benar mengubah hidup kita,\u201d ucap salah satu hakim dengan penuh hikmah.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Pidie Siap Ukir Prestasi<\/p>\n\n\n\n<p>Kafilah Pidie sendiri masih menyimpan banyak potensi di berbagai cabang lomba lain yang akan tampil pada hari-hari berikutnya. Para pembina optimistis, kerja keras dan kekompakan tim akan membuahkan hasil terbaik.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap malam, mereka mengadakan muhasabah dan doa bersama di penginapan. Lantunan ayat suci dan zikir menggema hingga larut malam, menjadi penyejuk hati sekaligus sumber kekuatan spiritual.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cKami datang dengan niat ibadah. Kalau Allah berkehendak memberi juara, itu hadiah. Tapi kalau tidak pun, kami sudah menang \u2014 karena kami berjuang demi Al-Qur\u2019an,\u201d tutur seorang peserta dengan senyum tulus.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>MTQ XXXVII akan berlangsung hingga 7 November 2025. Masyarakat Aceh, khususnya warga Pidie, diimbau untuk terus memberikan dukungan dan doa bagi para peserta. Sebab dari ajang inilah lahir qari dan qariah terbaik yang kelak menjadi penerus syiar Islam di bumi Serambi Mekkah.<\/p>\n\n\n\n<p>Lantunan ayat suci dari kafilah Pidie di hari pertama menjadi simbol kebangkitan spiritual. Suara mereka bukan sekadar bacaan, tapi gema keimanan yang menembus langit \u2014 mengingatkan bahwa Al-Qur\u2019an adalah sumber cahaya bagi setiap hati yang rindu akan kebenaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika malam tiba dan lampu-lampu panggung padam, suara tilawah masih terdengar dari kejauhan. Di balik setiap nada, tersimpan doa dan cinta dari Bumi Sigli untuk seluruh Aceh.<br>Karena bagi mereka, MTQ bukan sekadar lomba \u2014 melainkan perjalanan jiwa menuju ridha Ilahi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kafilah Pidie Bawa Cahaya Al-Qur\u2019an di MTQ Aceh XXXVII Pidie Jaya | <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/?p=10761\" title=\"Dua peserta asal Bumi Sigli tampil gemilang di hari pertama, menebar semangat syiar dan harapan baru bagi Tanah Rencong.\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[101],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-10761","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","6":"category-pariwara"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10761","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10761"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10761\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10764,"href":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10761\/revisions\/10764"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10761"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10761"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10761"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=10761"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}