{"id":10777,"date":"2025-10-26T12:53:00","date_gmt":"2025-10-26T12:53:00","guid":{"rendered":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/?p=10777"},"modified":"2025-11-07T12:57:28","modified_gmt":"2025-11-07T12:57:28","slug":"tim-kemenag-ri-survei-kesiapan-aceh-calon-tuan-rumah-mtq-nasional-xxxii-tahun-2028","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/?p=10777","title":{"rendered":"Tim Kemenag RI Survei Kesiapan Aceh Calon Tuan Rumah MTQ Nasional XXXII Tahun 2028"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1260\" height=\"924\" src=\"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/1000384669.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-10778\" srcset=\"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/1000384669.jpg 1260w, https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/1000384669-768x563.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1260px) 100vw, 1260px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h1 class=\"wp-block-heading\"><\/h1>\n\n\n\n<p>Habapublik.com, Banda Aceh: Tim dari Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) tiba di Aceh untuk melakukan survei dan peninjauan awal terhadap kesiapan Aceh yang telah mengajukan diri sebagai calon tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXII tahun 2028.<\/p>\n\n\n\n<p>Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari proposal Pemerintah Aceh yang telah diserahkan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) pada 11 Oktober lalu.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh, Zahrol Fajri, S.Ag., M.H., menjelaskan bahwa tim survei dari Kemenag RI akan meninjau sejumlah lokasi yang diusulkan sebagai venue utama pelaksanaan MTQ.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cRencananya ada enam lokasi yang akan kita tunjukkan, yaitu Stadion Harapan Bangsa, Masjid Raya Baiturrahman, Lapangan Blang Padang, Balai Meuseuraya, Taman Ratu Safiatuddin, serta dua kampus besar di Banda Aceh, yakni UIN Ar-Raniry dan Universitas Syiah Kuala,\u201d lapor Zahrol kepada Sekda Aceh pada pertemuan di Ruang Rapat Sekda Aceh, Jumat 24 Oktober 2025.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekda Aceh M. Nasir, S.IP., MPA, menyebutkan bahwa rencana pencalonan Aceh sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXII tahun 2028 merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Gubernur Aceh Muzakir Manaf.\u201cBeberapa bulan lalu, saya dipanggil oleh Gubernur dan beliau menegaskan agar Aceh berupaya menjadi tuan rumah MTQ Nasional. Proposalnya sudah resmi kita ajukan,\u201d ujar M. Nasir.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menambahkan, kesuksesan Aceh menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2024 Aceh\u2013Sumut menjadi bukti nyata bahwa Aceh mampu menyelenggarakan even nasional berskala besar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pakaian olahraga<br>\u201cPON kemarin berjalan sukses dan menjadi pembuktian bahwa Aceh aman, nyaman, dan siap menjadi tuan rumah even nasional. MTQ Nasional akan menjadi momentum berikutnya untuk menunjukkan Aceh yang damai dan religius,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekda juga menegaskan bahwa seluruh unsur masyarakat Aceh memberikan dukungan penuh terhadap pencalonan ini.\u201cKita sudah mendapat dukungan dari Wali Nanggroe Aceh, MPU Aceh, DPRA, Forkopimda, tokoh agama, dan seluruh masyarakat Aceh. Ini bukan hanya keinginan pemerintah, tapi keinginan kolektif masyarakat Aceh,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekda Aceh berharap, Kementerian Agama RI memberikan kepercayaan kepada Aceh untuk menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXXII Tahun 2028.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA di dampingi Asisten Pemerintahan, Kanwil Kemenag Aceh, serta SKPA terkait menerima kunjungan dari Tim Surve calon Tuan rumah MTQ Nasional XXXII Tahun 2028 Kemenag RI yg dipimpin oleh Kasubdit MTQ Dirjen Bimas Islam Kemenag RI (Ust. DR. Rizal Rangkuti, MA) di Ruang Rapat Sekda Aceh, Jum\u2019at, 24 Okt 2025. Foto: Biro Adpim Setda Aceh.<br>\u201cMasyarakat Aceh sangat berkeinginan. Apapun persyaratan akan kami penuhi. Kami ingin menunjukkan bahwa Aceh tidak hanya religius, tetapi juga siap dan aman untuk menyambut seluruh kafilah dari penjuru Indonesia,\u201d tutup Nasir.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua Tim Kemenag RI, Dr. H. Ahmad Rizal Rangkuti, S.Q., M.A., yang didampingi oleh Helmi Saltian dan Ngabdul Rohim, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi Gubernur Aceh dan persiapan audiensi dengan Menteri Agama RI.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami diminta meninjau langsung untuk memastikan kesiapan Aceh, baik dari sisi venue, akomodasi, maupun transportasi,\u201d jelas Ahmad Rizal.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menyebutkan, beberapa provinsi lain juga telah menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXXII tahun 2028. Namun, hingga saat ini baru Pemerintah Aceh yang secara resmi mengirim surat pengajuan dan proposal lengkap.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPasca audiensi antara Gubernur Aceh dan Menteri Agama nanti, kami harap proses penetapan bisa segera dilakukan sehingga di awal tahun 2026 sudah keluar keputusan resmi tuan rumah,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, Ahmad Rizal menilai bahwa secara historis dan kultural, Aceh memiliki nilai strategis untuk menjadi tuan rumah MTQ Nasional. \u201cTerakhir kali Aceh menjadi tuan rumah MTQ Nasional adalah pada tahun 1981. Dari sisi sejarah dan karakter masyarakatnya, Aceh sangat layak menjadi prioritas,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Turut hadir pada pertemuan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Aceh Drs. H. Azhari, M.Si., Asisten I Setda Aceh Drs. Syakir, M.Si., Kepala Biro Isra Drs. Yusrizal Zainal, M.Si., serta Kepala Biro Hukum Muhammad Junaidi, S.H., M.H.(*)<\/p>\n\n\n\n<p>Selengkapnya:<a href=\"https:\/\/habapublik.com\/2025\/10\/24\/tim-kemenag-ri-survei-kesiapan-aceh-calon-tuan-rumah-mtq-nasional-xxxii-tahun-2028\/\">Breakingnews<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Habapublik.com, Banda Aceh: Tim dari Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) tiba <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/?p=10777\" title=\"Tim Kemenag RI Survei Kesiapan Aceh Calon Tuan Rumah MTQ Nasional XXXII Tahun 2028\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[101],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-10777","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","6":"category-pariwara"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10777","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10777"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10777\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10779,"href":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10777\/revisions\/10779"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10777"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10777"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10777"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/suaraburuhnasional.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=10777"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}