Mendagri dan Wagub Aceh Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang

banner 468x60

 

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah SE mendampingi Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian dan Ketua Umum TP PKK meninjau pembersihan lingkungan pemukiman oleh para praja IPDN di

banner 336x280
Desa Bundar, Karang Baru, Aceh Tamiang, Kamis, 19/02/2026.

Aceh Tamiang — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah meninjau langsung upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis, 19 Februari 2026.

Kunjungan kerja tersebut difokuskan pada percepatan rehabilitasi permukiman warga terdampak banjir.

Mendagri dan Wakil Gubernur Aceh meninjau pembersihan lingkungan di Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru. Kegiatan pembersihan melibatkan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri yang membantu warga membersihkan lumpur dan sisa material banjir.

Dalam peninjauan itu, Mendagri menegaskan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah agar proses pemulihan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah SE, Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian dan Ketua Umum TP PKK  buka puasa bersama dengan Masyarakat di Huntara, Aceh Tamiang, Kamis, 19/02/2026.

Menurutnya, kehadiran pemerintah tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga melalui keterlibatan langsung di lapangan.

Turut mendampingi kegiatan tersebut Bupati Aceh Tamiang Ismail A. Jalil beserta jajaran pemerintah daerah setempat.

Rangkaian kunjungan dilanjutkan dengan buka puasa bersama warga di kawasan hunian sementara (huntara).

Kebersamaan tersebut menjadi simbol empati dan dukungan moril bagi masyarakat yang masih menjalani proses pemulihan pascabencana.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE melaksanakan sholat tarawih  bersama Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian di Masjid Darussalam Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis, 19/02/2026.

Pada malam harinya, Mendagri dan Wakil Gubernur Aceh melaksanakan salat tarawih bersama warga di Masjid Darussalam, Kecamatan Karang Baru. Ibadah berlangsung khusyuk dan diikuti masyarakat serta unsur pemerintah pusat dan daerah.

Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh untuk memastikan penanganan pascabencana tidak berhenti pada tahap tanggap darurat, melainkan berlanjut hingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi tuntas demi keberlanjutan kehidupan masyarakat Aceh Tamiang.(adv)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *