Banda Aceh. menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan menyiapkan 25 rute perjalanan guna membantu masyarakat pulang ke kampung halaman tanpa terbebani
biaya transportasi.
Program yang digagas melalui Dinas Perhubungan Aceh ini melibatkan angkutan darat dan laut, bekerja sama dengan
Kementerian Perhubungan, BUMN,
BUMD, serta pihak swasta di Aceh. Secara rinci, tersedia 18 rute bus dan
Hiace untuk jalur darat serta 7 rute penyeberangan laut.
Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, pada Sabtu (14/2/2026) menyebutkan program tersebut merupakan arahan langsung Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, sebagai bentuk
pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya menekan pengeluaran warga, terutama yang terdampak kondisi hidrometeorologi beberapa waktu lalu.
Untuk memastikan keamanan perjalanan, Dishub Aceh bersama Ditlantas Polda Aceh, Balai Pengelola
Transportasi Darat (BPTD) Kemenhub, dan Jasa Raharja
melakukan pengecekan menyeluruh terhadap armada angkutan umum AKDP yang akan digunakan. Langkah ini dilakukan agar seluruh kendaraan laik jalan dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi pemudik.
Pendaftaran program dijadwalkan dibuka pada pekan keempat Februari 2026 secara daring. Masyarakat diimbau memantau informasi kuota, jadwal, dan tata cara pendaftaran melalui media sosial resmi Dinas Perhubungan
Aceh. Sementara keberangkatan direncanakan berlangsung pada pekan ketiga Maret 2026, beberapa hari
sebelum Idul Fitri.
Pemerintah berharap program ini tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga menekan penggunaan kendaraan pribadi saat arus mudik. Program mudik gratis sendiri kini semakin banyak diterapkan di berbagai daerah di Indonesia dengan sistem pendaftaran online dan beragam tujuan perjalanan. (ADV)










