Hari Pertama Kerja, Ketua DPRK Banda Aceh Tinjau Jalan Rusak

Parlementaria15 Dilihat
banner 468x60

Banda Aceh – Hari pertama kembali aktif setelah cuti bersama Idulfitri dimanfaatkan secara maksimal oleh Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, ST, dengan turun langsung ke lapangan meninjau kondisi infrastruktur jalan di sejumlah titik dalam kota, Rabu (25/3/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor infrastruktur.

banner 336x280

Dalam kegiatan itu, Irwansyah menemukan sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan, mulai dari berlubang hingga permukaan yang tidak rata. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan serta membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

Ia menegaskan bahwa persoalan ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditangani secara serius dan terencana. Menurutnya, perbaikan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda, mengingat jalan merupakan urat nadi aktivitas masyarakat.

Karena itu, ia mendorong Dinas PUPR untuk segera mengambil langkah konkret, baik melalui perbaikan darurat maupun program peningkatan kualitas jalan secara bertahap.

Irwansyah juga menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan. Ia optimistis, dengan dukungan penuh dari DPRK serta kepemimpinan wali kota saat ini, berbagai persoalan infrastruktur di Banda Aceh dapat diselesaikan secara bertahap.

“Ini menjadi perhatian kita bersama. InsyaAllah akan kita benahi terus secara bertahap. Harapannya, ke depan Banda Aceh semakin nyaman, indah, dan asri untuk masyarakat,” ujarnya.

Peninjauan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pasca libur panjang, pemerintah bersama DPRK langsung bergerak cepat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap keseriusan pemerintah dalam membenahi berbagai persoalan kota.

Dengan komitmen yang terus dijaga, pembangunan infrastruktur di Banda Aceh diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik jalan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.(**)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *